-0.8 C
New York
Sabtu, Desember 6, 2025

Buy now

spot_img
Beranda blog

​Posyantek Harapan Denok Bersinergi dengan AsMEN Perkuat Ekosistem Digital di “Satu Tahun Kampoeng Programming”

0

​Cilegon – Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Harapan Denok, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, terus melakukan terobosan dalam pengembangan digitalisasi masyarakat. Menjelang perayaan “Satu Tahun Kampoeng Programming”,

Posyantek Harapan Denok secara resmi melayangkan surat permohonan audiensi kepada Pimpinan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Media (AsMEN).

​Langkah strategis ini diambil guna menjalin sinergi di bidang media, publikasi, dan penguatan literasi digital, mengingat peran vital media dalam pengembangan ekosistem teknologi modern.

​Ketua Posyantek Harapan Denok, Iim Setiawan, S.Kom, menjelaskan bahwa surat bernomor 006/PA-PHDe/XI/2025 tertanggal 28 November 2025 tersebut bukan sekadar undangan seremonial, melainkan ajakan kolaborasi jangka panjang.

​”Kami ingin audiensi ini menjadi titik temu pemikiran. Fokus kami adalah bagaimana AsMEN bisa menjadi mitra strategis dalam pendampingan media. Kami memiliki platform TARA (Talenta Juara) dan Denokshop yang butuh eksposur luas. Harapannya, sinergi ini mampu meningkatkan kualitas konten kreatif dan literasi media bagi anggota Kampoeng Programming,” ujar Iim Setiawan.

​Langkah progresif Posyantek ini mendapat dukungan penuh dari H. Sokhidin, SH, selaku Penasehat Posyantek Harapan Denok yang juga menjabat sebagai Wakil I DPRD Kota Cilegon. Menurutnya, inisiatif ini sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia di Cilegon.

​”Saya sangat mengapresiasi langkah Posyantek. Kolaborasi dengan organisasi media tingkat nasional seperti AsMEN adalah langkah cerdas. Sebagai wakil rakyat, saya melihat ‘Kampoeng Programming’ bukan hanya program kelurahan, tapi aset Kota Cilegon. Sinergi ini akan mempercepat transformasi masyarakat kita menjadi masyarakat yang melek digital dan berdaya saing ekonomi,” tegas H. Sokhidin.

​Senada dengan hal tersebut, Lurah Lebak Denok, Nurcholis, SE, menyatakan kebanggaannya atas kemandirian dan inovasi warganya.​”Pihak kelurahan akan selalu berada di garda depan untuk mendukung. Kehadiran AsMEN nanti diharapkan bisa membuka mata dunia luar tentang potensi Lebak Denok. Bahwa dari tingkat kelurahan pun, inovasi teknologi dan pemberdayaan ekonomi melalui Denokshop bisa berjalan nyata,” ungkap Nurcholis.

​Rencana pertemuan ini disambut antusias oleh jajaran AsMEN. Ketua AsMEN DPW Banten, Syafrizal Atril, menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi pertemuan tersebut dan mendukung penuh gerakan literasi digital dari daerah.

​”DPW Banten siap mengawal. Apa yang dilakukan Posyantek Harapan Denok adalah contoh konkret bagaimana teknologi tepat guna bekerja. Kami di daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan inovasi-inovasi lokal ini mendapatkan panggung yang layak di kancah nasional melalui jaringan media yang kami miliki,” kata Syafrizal.

​Sementara itu, menanggapi permohonan tersebut, Ketua Umum AsMEN (Pusat) memberikan sinyal positif. Ia menilai bahwa kolaborasi antara pegiat teknologi komunitas dan media adalah sebuah keniscayaan di era digital.

​”Kami di DPP AsMEN tentu menyambut baik inisiatif audiensi ini. Jurnalisme modern berbasis teknologi tidak bisa berdiri sendiri, ia butuh konten yang kuat, dan Kampoeng Programming adalah sumber konten yang inspiratif. Kami siap berdiskusi untuk merumuskan format pendampingan media, pelatihan jurnalistik warga, hingga strategi publikasi agar dampak sosial dari platform TARA dan Denokshop bisa dirasakan lebih luas,” ujar Ketua Umum AsMEN.

​Audiensi ini direncanakan akan membahas persiapan acara Satu Tahun Kampoeng Programming, termasuk capaian inovasi digital yang telah berjalan, serta penandatanganan kesepahaman terkait pengembangan jurnalisme modern berbasis teknologi.

Kontribusi pada Kegiatan Pers, Husni Solihin Disematkan Penghargaan AsMEN

0

Jakarta – Forum Asistensi Media Nasional (AsMEN) memberikan apresiasi khusus kepada Husni Solihin, SE, Owner Resto Nasi Kebuli Abuya Husni Sukses Barokah, atas kontribusi dan dukungannya dalam kegiatan Media Gathering serta Pra Uji Kompetensi Wartawan (UKW) AsMEN 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh pimpinan AsMEN, Nurkholis, CPLA, di Kantor DPP AsMEN Cikunir Bekasi, 26 November 2025.

Ini sebagai bentuk penghormatan atas partisipasi aktif Husni Solihin dalam mendukung kelancaran rangkaian agenda pembinaan dan peningkatan kompetensi insan pers yang digelar AsMEN.

Dukungan yang diberikan dianggap sangat membantu terlaksananya kegiatan yang melibatkan berbagai media nasional dan daerah tersebut.

Dalam kesempatan itu, AsMEN menegaskan bahwa sinergi antara pelaku usaha dan komunitas media menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem informasi yang sehat, profesional, dan bertanggung jawab. “Kontribusi dari para mitra seperti Husni Solihin mampu memperkuat program pengembangan kualitas jurnalis, terutama menjelang pelaksanaan UKW AsMEN 2025,”katanya.

Nurkholis juga menyampaikan apresiasi atas komitmen Husni Solihin yang turut memberikan dukungan moral maupun fasilitas selama kegiatan berlangsung. “Kolaborasi seperti ini sangat berarti bagi kami dalam membangun kompetensi dan integritas para jurnalis. Semoga ke depan semakin banyak pihak yang ikut mendukung,” ujarnya.

Sementara itu, Husni Solihin mengungkapkan rasa terima kasihnya atas penghargaan tersebut dan berharap kegiatan seperti media gathering dan pra UKW terus diperkuat untuk menghasilkan insan media yang profesional serta mampu berkontribusi positif bagi masyarakat.

Penghargaan yang diberikan AsMEN ini menjadi simbol kemitraan antara dunia usaha dan komunitas pers, sekaligus pengakuan atas dedikasi para pendukung yang turut menyukseskan program-program peningkatan kapasitas jurnalistik di Indonesia.

Bolo Pitu Dikukuhkan, Lawang Pitu Siap Mengembangkan Kreativitas

0

Kota Tegal – Lawang Pitu, grup musik rock terkenal, baru-baru ini mengukuhkan pengurus Bolo Pitu Indonesia dalam acara “Intimate Concert Collaboration With Part Two Lawang Pitu dan Peluncuran Album Kedua Lawang Pitu”, “Lahir Untuk Jadi Pemenang”, Sabtu (22/11/2025).

Pengukuhan ini menandai awal baru bagi komunitas Bolo Pitu Lawang Pitu yang kini memiliki wadah resmi untuk bersatu dan mengembangkan kegiatan bersama.

Dalam acara tersebut, Asisi Basuki, Leader Lawang Pitu, secara resmi mengukuhkan pengurus Bolo Pitu Indonesia. Opick terpilih sebagai Ketua Umum, Rocky sebagai Wakil Ketua, dan Rere sebagai Sekretaris.

Asisi Basuki menjelaskan bahwa Bolo Pitu berasal dari bahasa Jawa yang artinya “teman Lawang Pitu”.

Komunitas ini kini telah hadir di 5 kota di Jawa, yaitu Semarang, Pekalongan, Tegal, Pemalang, dan Batang.

“Rencana awal tahun depan, kita akan melakukan deklarasi Bolo Pitu di beberapa kota di Jawa Tengah. Kita sudah mempersiapkan diri dari sekarang setelah deklarasi dan pengukuhan ini,” kata Asisi.

Asisi menambahkan, terbentuknya Bolo Pitu Indonesia, Lawang Pitu berharap dapat memperkuat hubungan dengan Bolo Pitu dan mengembangkan kegiatan yang positif bersama komunitas.

Pengukuhan ini menjadi langkah awal bagi Lawang Pitu untuk membawa komunitasnya ke tingkat yang lebih tinggi,” harapnya.

Intimate Concert Lawang Pitu di Tegal Meriah dengan Penampilan Legenda Rock

0

Kota Tegal – Grup band rock to metal, Lawang Pitu, mengguncang Kota Tegal dengan “Intimate Concert” yang berkolaborasi dengan sejumlah legenda rock lainnya, sebagai rangkaian dari perayaan Hari Armada TNI Angkatan Laut. Acara ini digelar di G. Spot Citywalk, Kota Tegal, Sabtu (22/11/2025) malam.

Sebelumnya, pada Sabtu (22/11/2025) sore, Lawang Pitu meluncurkan album kedua mereka di Markas Komando (Mako) Pangkalan TNI AL Tegal, sekaligus menggelar jumpa pers. Album kedua ini diberi judul “Lahir Untuk Jadi Pemenang”.

Komandan Lanal Tegal, Letnan Kolonel (Laut) Tato Taufiqurochman, menyatakan kebanggaannya bisa berkolaborasi dan menghadirkan band rock di Kota Tegal yang dikenal sebagai Kota Bahari. “Ini adalah kolaborasi yang sangat baik dalam memperingati Hari Armada Tahun ini, kita memang sengaja mengundang group band Lawang Pitu untuk menghibur warga Kota Tegal dan sekitarnya,” ujarnya saat jumpa pers.

Sementara Asisi Basuki, pemain bass Lawang Pitu, menjelaskan makna dari nama band mereka. “Lawang itu berarti pintu, jadi Lawang Pitu kita mengartikan adalah tujuh pintu itu banyak banget. Kita kan di Indonesia mengenal tujuh bulan tujuh langit. Dari ke-Tujuh itu mudah-mudahan membawa rezeki bagi kita semua,” jelasnya.

Album “Lahir Untuk Jadi Pemenang” ini, menurut Asisi, adalah ungkapan syukur dan pujian terhadap keindahan Indonesia.

“Kita bersyukur memuji tentang keindahan Indonesia, salah satunya kita ungkapkan lewat lagu yang ke-10, namanya nanti lagu ‘Serpihan Surga’. Jadi kita memang hidup di Indonesia, kita ibaratkan Indonesia itu adalah salah satu serpihan surga yang jatuh di bumi, yaitu di bumi Indonesia itu,” imbuhnya.

Konser yang berlangsung selama sekitar 4 jam ini membawakan 21 lagu, termasuk lagu terbaru Lawang Pitu, “Lahir Untuk Jadi Pemenang”. Seorang penggemar, Dhanu (37), mengaku senang bisa menikmati lagu-lagu Lawang Pitu.

“Iya, senang mendengarkan lagu-lagu yang memang jadi kesukaan saya,” katanya.

Lawang Pitu dikenal karena konsistensi mereka dalam membawakan musik rock dan metal serta sering mengangkat isu-isu sosial dalam lirik lagu mereka, seperti yang terlihat pada single “Dagelan”. Band ini telah menjangkau berbagai wilayah, termasuk Pulau Jawa, Bali, dan Lampung. Basecamp mereka berada di Galaxy, Kota Bekasi.

Malam itu, Lawang Pitu dan teman-teman artis dari Edane, Boomerang, dan Cokelat membawakan 21 lagu, mengenang lagu-lagu hits dari masa lalu.

Intimate Concert ini semakin meriah dengan kehadiran legenda rock lainnya seperti Trison Manurung Vokalis Lawang Pitu (Roxx dan Edane), Eet Sjahranie (Edane), Edwin (Cokelat), Windy Saraswati (Takeover), Irang Arkad (Boomerang), John Paul Ivan (Boomerang), dan Audra.

Lurah Kalimulya Tegaskan Dukungan: Kegiatan Keagamaan Jadi Pilar Persaudaraan Warga

0

Depok, 22 November 2025 — Keluarga besar Abdul Syukur Boya bersama warga Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Cahaya Maulid Menghidupkan Sunnah, Menebarkan Rahmat.” Acara berlangsung pada Sabtu (22/11/2025) di Kampung Kebon Duren, Jl. Kocen RT 002/002 Kalimulya, dan diikuti ratusan jamaah dari berbagai kalangan.

Peringatan Maulid ini turut dihadiri Lurah Kalimulya Abdul Kadir, S.E, unsur Babinsa, para tokoh masyarakat, puluhan anak yatim, serta warga sekitar. Hadir pula penceramah utama KH. Muhammad Shofwan—yang dikenal sebagai KH. Jaka Geledek—bersama RH. Dedi Irama dari Soneta Group dan KH. Abu Bakar Madris. Acara dipandu oleh Pelawak Mastur.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, disusul pembacaan rawi dan hadroh yang dipimpin Ustaz Mursyid. Setelah itu, panitia dan tokoh masyarakat menyampaikan sambutan sebelum acara memasuki tausiyah dari para penceramah.

KH. Abu Bakar Madris, mewakili Tokoh Masyarakat dan keluarga besar, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Maulid.

“Peringatan Maulid ini adalah momen untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. Kami bersyukur masyarakat sangat antusias dan kompak dalam pelaksanaannya,” ujarnya.

Ketua Panitia Tatang Sarbini menekankan pentingnya kebersamaan warga.

“Acara ini terselenggara berkat gotong royong seluruh elemen masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi tradisi kebaikan di Kalimulya,” katanya.

Perwakilan keluarga besar, Abdul Syukur Boya, turut menyampaikan apresiasi.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan acara Tasyakuran dan peringatan maulid dan Santunan ini . Semoga membawa keberkahan bagi kita semua,” ucapnya.

Lurah Kalimulya Abdul Kadir, S.E menegaskan dukungan pemerintah kelurahan terhadap kegiatan keagamaan.

“Peringatan Maulid ini bukan hanya syiar Islam, tetapi juga mempererat persaudaraan warga. Pemerintah kelurahan akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini,” tegasnya.

Dalam tausiyahnya, KH. Muhammad Shofwan mengajak jamaah meneladani sifat Nabi.
“Maulid adalah sarana mengingat kembali akhlak Rasulullah. Mari kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Sementara itu, RH. Dedi Irama memberikan pesan moral kepada para jamaah melalui dakwah dan Lagunya

“Kecintaan kepada Rasul harus tampak dalam sikap saling membantu dan menjaga persatuan,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan penyerahan santunan kepada 150 anak yatim dan dhuafa dari lingkungan sekitar. Santunan tersebut diserahkan langsung oleh keluarga besar Abdul Syukur Boya serta Bunda Hj.Rosmawati dan disambut hangat oleh para jamaah sebagai wujud kepedulian sosial serta keberkahan Maulid Nabi.(Tim)

Kompolnas Soroti Tantangan Pengawasan Kepolisian di Tengah Kompleksitas Birokrasi

0

Jakarta — Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan Fungsional/eksternal terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), terutama di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap kinerja aparat kepolisian.

Sikap tersebut disampaikan oleh Ketua Harian Kompolnas Drs Arief Wicaksono Sudiutomo dalam wawancara eksklusif bersama Moh Hatta Tahir, S.Sos mewakili Forum AsMEN yang tayang dalam kanal YouTube AsMEN Talk beberapa waktu yang lalu.

Ia membahas peran strategis Kompolnas dalam menjaga akuntabilitas institusi Polri, sejalan dengan upaya Presiden Prabowo untuk mereformasi institusi tersebut dengan membentuk tim Komisi percepatan reformasi Polri.

Dalam wawancara itu, Ketua Arief menjelaskan bahwa lembaga ini memiliki mandat untuk melakukan pemantauan serta memberikan saran dan rekomendasi terkait kinerja Polri, baik dalam aspek pelayanan publik, penegakan hukum, maupun urusan internal seperti etik dan disiplin anggota.

Mantan Anggota Pasukan Penjaga Perdamaian PBB ini, menjelaskan bahwa kompolnas adalah lembaga pengawas eksternal yang dibentuk untuk memastikan agar Polri tetap menjalankan tugasnya sesuai dengan prinsip profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas.

Mantan Atase Polri di Washington, D.C & Deputi Hukker BNN ini menyebutkan bahwa meningkatnya perhatian publik terhadap kasus-kasus besar yang melibatkan anggota kepolisian harus dijadikan momentum untuk memperkuat fungsi pengawasan.

Menurutnya, pengawasan yang efektif bukan hanya menyoroti kelemahan institusi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik melalui pembenahan tata kelola yang sistematis dan terukur.

“Tugas kami memastikan bahwa seluruh proses pengawasan berjalan objektif dan memberikan dorongan positif bagi perbaikan tata kelola internal Polri,” ujarnya dalam dialog tersebut.

Kompolnas juga menyoroti tantangan besar dalam mekanisme pengawasan kepolisian, yakni kompleksitas birokrasi internal serta perlunya konsistensi dalam penegakan aturan disiplin dan kode etik. Dalam berbagai kasus, proses internal Polri dinilai membutuhkan percepatan, transparansi, dan penyampaian informasi yang lebih terbuka kepada publik. Untuk itu, Kompolnas mendorong Polri untuk memperkuat kanal-kanal pengaduan masyarakat dan memastikan setiap laporan dapat diproses secara cepat, profesional, dan bebas dari konflik kepentingan.

Selain memperkuat sistem, Kompolnas menekankan pentingnya reformasi budaya organisasi di tubuh Polri. Reformasi dalam dimensi budaya & pelayanan disebut sangat penting agar perubahan bisa berjalan berkelanjutan. Integritas, tanggung jawab, dan keberanian untuk menindak pelanggaran internal menjadi faktor kunci dalam menghadirkan Polri yang semakin dipercaya. Transformasi budaya ini, menurut Kompolnas, harus terus ditanamkan pada seluruh anggota di berbagai tingkatan.

Meski demikian, Kompolnas juga menyampaikan apresiasi terhadap upaya-upaya perbaikan yang telah dilakukan Polri dalam beberapa tahun terakhir. Langkah-langkah modernisasi sistem pelayanan publik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan pemanfaatan teknologi informasi disebut sebagai kemajuan yang perlu dilanjutkan. Namun, Kompolnas mengingatkan bahwa upaya tersebut harus berjalan selaras dengan prinsip transparansi dan keterbukaan kepada publik.

Wawancara bersama Forum AsMEN ini dinilai menjadi ruang edukasi yang penting, terutama bagi masyarakat yang ingin memahami bagaimana mekanisme pengawasan eksternal bekerja dan sejauh mana Kompolnas menjalankan mandatnya. Diskusi tersebut sekaligus menegaskan bahwa pengawasan Polri bukan bertujuan melemahkan institusi, tetapi justru memperkuatnya melalui pembenahan berkelanjutan dan peningkatan kepercayaan publik.

Dengan meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kinerja kepolisian, Kompolnas menegaskan bahwa mereka akan terus menjalankan fungsi pengawasan, memberikan rekomendasi, dan memastikan setiap langkah Polri berada pada jalur profesionalitas yang sesuai dengan amanat reformasi kepolisian.

Derry Sulaiman & Ratu Sikumbang Berbagi Semangat di Yayasan Rindang Indonesia

0

Suasana hangat menyelimuti kegiatan shilaturrahim ‘Ngopi’ (ngobrol perkara iman) dan ngobrol Inspiratif bersama Ustadz Derry Sulaiman digelar di Kobarin Cafe (sarana pendidikan wirausaha untuk anak binaan) Istana Yatim Yayasan Rindang Indonesia Jatimakmur, Pondokgede, Kota Bekasi, Jum’at (14/11/2025).

Acara bersama para pengurus dan civitas yayasan ini berlangsung penuh keakraban, canda, dan pesan-pesan kebaikan yang menyejukkan hati.

Dalam kesempatan kunjungan shilaturrahim kali yang ketiga ini, Ustadz Derry menyampaikan motivasi dakwah yang lembut namun menghujam, mengajak seluruh peserta untuk terus mendekat pada Allah, menjaga hati, serta menjadikan hidup sebagai ladang amal.

Mantan rocker yang sedang viral di medsos ini juga mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki peluang besar menjadi lebih baik setiap harinya, asalkan mau memulai dari hal-hal sederhana dengan niat yang tulus.

“Anak-anakku yatim dhuafa Yayasan Rindang Indonesia insya Allah kalian menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah, ahli surga, asalkan fokus kepada hafalan Al Qur’an dan jangan lupa tadaburi dan amalkan, semoga anak-anakku menjadi penyebar dan pendakwah kebaikan,” pesan Derry.

“Untuk orang-orang baik yang telah membantu kalian, doakan agar diampuni dosa-dosanya dan terus membawa manfaat buat banyak orang,” tambahnya.

Ikut menambah kemeriahan acara, hadir pula artis kelahiran Minang, Kak Ratu Frisillia Menes, yang akrab disapa Ratu Sikumbang. Kehadirannya memberi warna tersendiri bagi adik-adik yatim. Dengan senyum ramah dan kehangatan khasnya, Kak Ratu turut memberikan semangat dan dukungan moral agar anak-anak terus percaya diri, rajin belajar, serta berani bermimpi besar.

“Semangat, jaga kesehatan dan rajin belajar, tetap kompak adik-adik yatim Yayasan Rindang Indonesia, paling penting jangan lupa ibadah nomor satu, sukses untuk semua,” pesannya memotivasi adik adik yatim.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan, serta harapan agar kegiatan seperti ini menjadi rutin sebagai ruang silaturahim, pembinaan jiwa, dan penyemangat bagi keluarga besar Yayasan Rindang Indonesia.

Swasembada Pangan hingga Stabilitas, Direktur ToBe Institute: Soeharto Layak Mendapat Gelar Pahlawan Nasional

0

Jakarta, 8 November 2025 — Direktur Eksekutif ToBe Institute, Mochamad Imamudinussalam S.I.Kom angkat bicara menanggapi gelombang penolakan dari sejumlah organisasi masyarakat sipil terhadap wacana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden Soeharto. Menurutnya, pandangan yang menolak penghargaan tersebut perlu ditimbang ulang secara objektif agar tidak terjebak pada penilaian sepihak terhadap sejarah bangsa.

“Kita harus membaca sejarah dengan kepala dingin dan perspektif utuh. Soeharto adalah bagian penting dari perjalanan republik ini, dengan jasa yang nyata dan kontribusi besar terhadap menjaga kedaulatan bangsa dari agresi militer asing dan juga terhadap pembangunan nasional. Menolak pemberian gelar hanya karena menyoroti sisi gelap masa pemerintahannya adalah bentuk penyederhanaan sejarah,” ujar Direktur Eksekutif ToBe Instutute yang biasa disapa Imamuddin di Jakarta, hari ini.

Imamuddin menjelaskan bahwa konteks kepemimpinan Soeharto tidak bisa dilepaskan dari situasi geopolitik yang penuh ancaman pada masa itu. Indonesia baru saja keluar dari konflik ideologis dan menghadapi risiko disintegrasi nasional. Pasca kemerdekaan Soeharto yang juga dekat dengan Jenderal Sudirman mempertahankan wilayah Yogyakarta, memimpin operasi penumpasan komunis G30S/PKI, dan keberhasilan Supersemar. Kebijakan-kebijakan yang dianggap keras harus dilihat dalam bingkai keamanan negara, bukan semata dari kacamata masa kini yang damai.

“Kita tidak bisa menulis ulang sejarah dengan menghapus kontribusi yang terbukti mengangkat Indonesia dari krisis menuju stabilitas. Soeharto juga dekat dengan jenderal Sudirman, ditugaskan mempertahankan Yogyakarta dari agresi. Apalagi beliau adalah Presiden kedua RI” tegasnya.

“Program seperti swasembada pangan, pembangunan infrastruktur desa, teknologi, peningkatan kesejahteraan petani, hingga kebijakan ekonomi yang pro-rakyat. Kita tidak boleh menutup mata,” jelasnya.

Ia juga menepis anggapan bahwa pemberian gelar pahlawan merupakan bentuk pemutihan sejarah atau legitimasi politik. Menurutnya, penghargaan kenegaraan tidak berarti menghapus kritik, melainkan mengakui kontribusi luar biasa seseorang terhadap bangsa dan negara.

“Gelar pahlawan merupakan pengakuan atas jasa besar yang telah memberi arah bagi perjalanan Indonesia. Kalau standar penilaian kita adalah kesempurnaan moral, maka tak seorang pun akan layak disebut pahlawan,” kata Imam.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa mekanisme pemberian gelar Pahlawan Nasional sudah diatur dengan ketat, sudah ada tim, melalui proses verifikasi dan pertimbangan Dewan Gelar serta Kementerian Sosial. Karena itu, tudingan bahwa prosesnya tertutup atau sarat kepentingan politik dinilai tidak berdasar.

“Usulan Soeharto menjadi pahlawan nasional itu sudah berkali-kali diusulkan, tahun 2008, 2010, 2015, dan 2016. Dan sebagian besar suara DPR dan para tokoh juga setuju. Jadi mau apalagi” ujarnya menegaskan.

Di akhir pernyataannya, Imamuddin menekankan pentingnya melihat sejarah secara adil, bukan emosional.”Bangsa besar adalah bangsa yang berani berdamai dengan masa lalunya secara utuh,” tutup M. Imamuddinussalam, Direktur Eksekutif ToBe Institute.

Yayasan Rindang Indonesia Bangun Karakter Warga Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

0

Kota Bekasi— Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Ruang aula utama Masjid Al-Wahab Yayasan Rindang Indonesia Kota Bekasi Jawa Barat ini dipenuhi suasana spiritualitas dan penuh kebersamaan, Minggu (28/9/2025).

Menampilkan tema ‘Meneladani Akhlaq Rasulullah SAW dalam Membangun Generasi Religius, Cinta Tanah Air, dan Mandiri Ekonomi’, acara ini digelar oleh para Ibu anggota Majelis Dzikir As-Salam Yayasan Rindang Indonesia.

Peringatan Maulid Nabi kali ini dihadiri oleh beragam audiens yang terdiri dari para ibu wali santri, warga masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus dan para santri yatim binaan.

Selain memberikan tausyiah, acara juga dirangkai dengan program santunan sosial kebutuhan belajar untuk sekira 100 anak yatim dan dhu’afa sebagai wujud kepedulian sosial dan implementasi ajaran Rasulullah SAW untuk selalu mengasihi dan peduli terhadap anak-anak yatim.

Tampak sebagai penceramah utama, Ustadzah Khoirunnisa, S.H., yang mengingatkan pentingnya kaum muslimin untuk selalu menjawab sholawat dan menekankan bahwa kaum ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anak di rumah, sekaligus benteng pertahanan keluarga. Jika ada terjadi perselisihan dalam rumah tangga, ia mengajak untuk senantiasa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai solusi utamanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ustadzah Khoirunnisa juga menyampaikan kesan mendalam terhadap Yayasan Rindang Indonesia.
“Alhamdulillah Yayasan Rindang Indonesia ini berada di wilayah dekat Lembaga kami, Yayasan Pendidikan Miftahul Amal. Masyaallah, kami selalu berdoa semoga Yayasan Rindang Indonesia yang memang peduli dengan masyarakat-masyarakat, khususnya yatim dan dhuafa, semoga terus berkah, diberkahi oleh Allah SWT. Para civitas dan pengajarnya semua, senantiasa Allah kasih keberkahan hidupnya dunia sampai akhirat nanti,” ujarnya mendoakan.

“Anak-anak yang belajar di sini semoga mereka menjadi anak-anak yang shalihin dan shalihat. Terus sukses, terus maju, karena visi-misinya sangat luar biasa untuk membahagiakan orang-orang dhuafa dan juga yatama,” pungkasnya.

Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini juga dimanfaatkan oleh pihak Yayasan Rindang Indonesia untuk menjadi sarana pembinaan karakter terhadap seluruh warga binaannya, terutama mengikuti teladan Nabi dalam hal membangun integritas dan kejujuran dalam segala hal, utamanya dalam mempersiapkan calon pemimpin masa depan bangsa.

M.Fauzi

TNI dan Masyarakat Bersatu

0

Jakarta, 24 September 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Komando Distrik Militer (Kodim) 0502/Jakarta Utara menggelar kegiatan sosial bertajuk “Serbuan Teritorial TNI Berbagi 1000 Paket Sembako dan 1000 Makan Gratis, TNI Peduli Lingkungan Ciliwung Bening” di RPTRA Kalijodo, Jakarta Utara, Rabu (24/9).

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur pejabat pemerintahan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta organisasi kepemudaan dan keagamaan.

Turut hadir Walikota Administrasi Jakarta Utara, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kajari Jakarta Utara, Kepala Dinas SDA, Camat Penjaringan, serta para pimpinan ormas dan tokoh lintas agama.

Dandim 0502/JU Letkol Inf Doni Priambodo, S.M., Tr.(Han)., M.I.Pol, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari wujud pengabdian TNI kepada rakyat.

“Serbuan Teritorial dalam rangka HUT ke-80 TNI ini bukan hanya sebatas bantuan sosial, namun juga wujud kebersamaan TNI dengan masyarakat untuk menjaga lingkungan dan memperkuat solidaritas sosial.

Kami juga mengapresiasi dukungan Perkumpulan Pengusaha Jasa Boga Indonesia (PPJI) yang ikut terlibat dalam penyediaan makan gratis bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain berbagi 1000 paket sembako dan 1000 makan gratis, kegiatan juga dirangkaikan dengan Karya Bakti (Karbak) membersihkan lingkungan dan sungai, melibatkan prajurit TNI bersama warga dan aparat terkait.

Adapun titik sasaran kegiatan sosial ini meliputi:

  1. RPTRA & Sungai Ciliwung Kalijodo
  2. Terminal Tanjung Priok
  3. Waduk RW Badak, Kelurahan Rawa Badak Selatan
  4. Pasar Tradisional Pegangsaan, Kecamatan Kelapa Gading
  5. Kampung Sawah, Kelurahan Semper Timur

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat seperti Banser NU, Pemuda Muhammadiyah, Ansor, FBR, FKPPI, PPM, Mitra Jaya, serta PPSU Kecamatan Penjaringan.

Melalui kegiatan HUT TNI ke-80 ini, Kodim 0502/JU berharap semakin memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di Jakarta Utara.