Close Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Info Terkini: Panglima TNI Berikan Pembekalan kepada Pasis Dikreg LV Sesko TNI

Info Terkini: Atlet Muda Rindang Indonesia Sabet Tiga Medali pada Kejuaraan Pencak Silat Se-Jawa Barat

Info Terkini: Prabowo Minta Semua Pihak Dukung Penuh Upaya BNN: Jangan Ada Ego Sektoral

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini
indonesiasakti.id
Subscribe Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini
indonesiasakti.id
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini
You are at:Home»Terkini»Info Terkini: Kepala BNN Ungkap Ada Mixed Narkoba Disukai WN Rusia di Bali
Terkini

Info Terkini: Kepala BNN Ungkap Ada Mixed Narkoba Disukai WN Rusia di Bali

penulisBy penulisJuli 23, 2026 1:48 pm002 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta- Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Komjen Suyudi Ario Seto menyebut ada narkoba campuran atau mixed yang disukai warga negara Rusia di Bali. Hal itu terungkap saat penggerebekan yang dilakukan pihaknya di Gianyar.

Komjen Suyudi menyampaikan itu pada saat peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Lido, Bogor, Kamis (23/7/2026). Suyudi menyampaikan penggerebekan itu melibatkan warga negara Rusia.

“Penggerebekan clandestine lab di Gianyar, Bali, yang melibatkan warga negara Rusia dan berhasil menyita narkotika golongan satu mefedron pada total berat bruto 7,8 kilogram atau 7.894 gram, prekursor padat 2,6 kilogram atau 2.600 miligram, dan cairan 219,7 kilogram atau 219.785 miligram,” kata dia dalam sambutannya.

Menurutnya, hal itu menjadi tanda semakin kompleksnya masalah Narkotika di Indonesia. Narkoba campuran tersebut terdiri dari kokain dan ekstasi, yang disebutnya disukai warga Rusia.

“Kasus ini menunjukkan semakin kompleksnya ancaman narkotika sintetis di dalam negeri. Jadi mefedron ini adalah termasuk narkotika baru. Ini adalah mix antara kokain dan MDMA atau ekstasi. Sangat disukai oleh orang-orang Rusia,” jelasnya.
Sehingga narkoba jenis ini diproduksi, diedarkan, dan dikonsumsi oleh warga Rusia. Pihaknya terus bekerja sama untuk mengungkap jaringan internasional itu.

“Sehingga pembuatnya, pengedarnya adalah orang Rusia, pasarnya juga orang Rusia. Dan kita terus bekerja sama dengan Kedutaan Rusia, Atase Kepolisian Rusia, kami terus untuk bisa menggali dan mengungkap jaringan internasional yang sedang kita curigai ada di Rusia,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleInfo Terkini: Misi Kepala BNN Siapkan Generasi Muda Bebas Narkoba untuk Indonesia Emas
Next Article Info Terkini: HUT Ke-25 Kelenteng Fatcukoung Palace Diisi Doa, Pengobatan, dan Berbagi Makanan
penulis

Related Posts

Info Terkini: Panglima TNI Berikan Pembekalan kepada Pasis Dikreg LV Sesko TNI

Juli 27, 2026 10:27 am

Info Terkini: Atlet Muda Rindang Indonesia Sabet Tiga Medali pada Kejuaraan Pencak Silat Se-Jawa Barat

Juli 27, 2026 7:40 am

Info Terkini: Prabowo Minta Semua Pihak Dukung Penuh Upaya BNN: Jangan Ada Ego Sektoral

Juli 25, 2026 4:58 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Wajib Tahu: Rekomendasi Guru Besar dan Cendikiawan Indonesia dengan tema “Transformasi Revolusional Pendidikan Berasrama Menuju Indonesia Raya Abadi”

Juni 5, 2026 5:00 am8 Views

Info Terkini: Lawang Pitu Dukung Penuh Anniversary ke-2 Rock in Halte Solo

Juli 12, 2026 9:23 pm6 Views

Wajib Tahu: Kemhan RI Gelar Sosialisasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara di Jember, Libatkan Pekerja dari Berbagai Sektor

Juni 27, 2026 4:14 pm5 Views
© 2026 indonesiasakti. Designed by Indonesiasakti.id.
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.